Assalamu'alaykum... Welcome In Maharisya's Zone... Tinggalkan Jejak Kamu Di Sini Yaaaa... Salam Sahabat.... (^_^)

Minggu, 07 Maret 2010

Riya'

BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIM
Arriya’ Berasal dari kata Raa’ yang bermakna memperlihatkan.Sedangkan yang dimaksud dengan Riya’ adalah memperlihatkan(memperbagus)suatu amalan ibadah tertentu seperti sholat,shaum(puasa),atau lainnya dengan tujuan agar mendapat perhatian & pujian manusia.Rosulullah Saw Bersabda : ”sesungguhnya yg paling ditakutkan dari apa yg saya takutkan menimpa kalian adalah Asy Syirkul Ashghar(syirik kecil),maka para sahabat bertanya,apa yg dimaksud dengan Asy syirkul Ashghor ? Beliau Rosulullah Saw menjawab:”Ar Riya’.”(HR.Riwayat Ahmad dari sahabat Mahmud bin Labid).
Dari Abu Hurairoh bahwa telah berkata seorang penduduk Syam yg bernama natil Kepadanya,”Wahai Syeikh ceritakan pada kami suatu Hadist yg Engkau dengar dari Rosululloh Saw.”Abu Hurairoh menjawab,” Baiklah,Aku telah mendengar Rosululloh Saw Bersabda”Sesungguhnya orang yg pertama kali di datangkan pada hari Kiamat adalah seorang laki-laki yg mati Syahid & dia diberitahukan berbagai kenikmatannya sehingga ia pun mengetahuinya.Kemudian orang itu ditanya,”Apa yg telah engkau lakukan di dunia? Orang itu menjawab,”Aku telah berperang di jalan-Mu sehingga aku mati Syahid.”Dikatakan kepadanya,”Engkau berbohong ,sesungguhnya engkau berperang agar engkau dikatakan seorang pemberani dan (gelar)itu pun sudah engkau dapatkan.’ Kemudian Allah memerintahkan agar wajah orang itu diseret & dilemparkan ke Neraka.
Kemudian di datangkan lagi seorang pembaca Al-Qur’an & dia diberitahukan berbagai kenikmatan maka dia pun mengetahuinya.Dikatakan Kepadanya,”Apa yg engkau lakukan di diunia?” Orang itu menjawab,aku telah mempelajari Ilmu & mengajarinya & aku membaca Al-Qur’an karena ENGKAU,” Maka dikatakan kepadanya ,”engkau berbohong,sesungguhnya engkau mempelajari Ilmu agar engkau dikatakan orang alim & engkau membaca Al-Qur’an agar engkau dikatakan seorang pembaca Al-Qur’an & engkau telah mendapatkan(gelar i)itu.Kemudian Allah memerintahkan agar wajah orang itu diseret & dilemparkan ke dalam Neraka .
Kemudian di datangkan lagi seorang yg Allah berikan kepadanya kelapangan(harta)dan ia menginfakan seluruh hartanya itu & dia diberitahukan berbagai kenikmatan & ia pun mengetahuinya.Dikatakan kepadanya,” Apa yg engkau lakukan di Dunia?” Orang itu menjawab,” Aku tidak meninggalkan satu jalanpun yg Engkau sukai untuk berinfak di dalamnya kecuali aku telah menginfakan didalamnya karena Engkau.” Maka dikatakan kepadanya,”engkau berbohong, sesungguhnya engkau melakukan itu agar engkau disebut sebagai seorang dermawan & engkau telah mendapatkan( gelar) itu.Kemudian orang itu diperintahkan agar wajahnya diseret & dilemparkan ke dalam Neraka.”(HR.Muslim)
Riya bisa muncul didalam diri seorang pada saat setelah atau sebelum suatu ibadah selesai dilakukan.Imam Ghozali mengatakan Bahwa apabila di dalam diri seseorang yg telah selesai melakukan suatu ibadah muncul kebahagian tanpa berkeinginan memperlihatkannya kepada orang lain maka hal ini tidaklah merusak amalnya,Karena ibadah yg telah dilakukannya telah selesai & keikhlasan terhadap ibadah itu pun sudah selesai & tidaklah ia menjadi rusak dengan sesuatu yg terjadi setelahnya apalagi apa bila ia tidak bersusah payah untuk memperlihatkannya atau membicarakannya.


Sebagaimana Hadist Rosulullah Saw dari Abu Musa berkata: “Pernah datang seorang laki-laki kepada Rosulullah Saw dan mengatakan,”Wahai Rosulullah Bagaimana pendapatmu tentang orang yg berperang dengan gagah berani,orang yang berperang karena fanatisme dan orang yg berperang karena Riya’ Maka mana yg termasuk dalam jalan Allah ? Maka Beliau Saw Bersabda,” siapa yg berperang meninggikan Asma Allah Maka dialah yang berada dijalan Allah.
Ikhwah fillah… Perlu diketahui Bahwa segala amalan itu tergantung pada niatnya.Bila suatu amalan itu di niatkan Ikhlas karena Allah swt maka maka amalan itu akan diterima oleh Allah swt,Begitupun sebaliknya .”Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya,dan sesungguhnya amalan seseorang itu akan dibalas sesuai dengan apa yg ia niatkan.(Muttafakun A’laihi)Ibadah merupakan hak Allah Swt yg bersifat mutlak.Bahwa ibadah itu murni untuk Allah swt ,tidak boleh dicampuri oleh niatan yg lain selain untukn-Nya,sebagai mana Firman Allah dalam QS Al Bayyinah; 5 “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah,dengan Ikhlas menaati-Nya semata mata karena(menjalankan)agama,dan juga agar melaksanakan sholat dan menunaikan zakat;dan demikian itu agama yg lurus(benar).

Minggu, 07 Februari 2010

Karya seorang sahabat FB.. ^___^ (Akh Imam)

ingin sekali ku genggam erat tangannya, dan ku tarik ia untuk mengajaknya ke medan peperangan, ingin sekali ku angkat dirinya lalu ku jatuhkan ia, dan diapun mengamuk kepadaku, namun diapun sadar bahwa rasa sakitnya saat terjatuh tidak sesakit ketika dia harus melawan arus perubahan,rasa sakit ini begitu mengejutkan ritme perkembangan pemuda, tetapi ku yakini mereka kini yang sedang tertidur lelap akan beberapa saat lagi sadar,, karena pada intinya pemuda itu dinamis dan slalu khawatir dengan kondisi yang stagnan,, hingga saatnya nanti dia akan memilih, duduk 1 meja dengan penjilat, atau bergandengan tangan untuk melawannya..

Kini tepat detik detik menjelang hari yang di tunggu oleh kaula muda, hari yang biasa di sebut dengan hari puncaknya kasih sayang, hari dimana kasih sayang bertebaran disana-sini, hari dimana kesuka citaan menguak menjadi penuh kasih., ya hari itu biasa disebut hari valentine.

Di mana –mana kini banyak sekali muda mudi yang mulai menyusun jadwal acara mereka dari jauh jauh hari, agar hari yang tepat pada tanggal 14 februari itu mampu mereka kosongkan, agar hari tersebut mampu mereka sediakan untuk yang mereka sayangi.pemandangan yang biasa kini jika kita melihat sekeliling di department store di berbagai tempat, mereka menyajikan berbagai suguhan yang menarik. Mulai dari coklat, baju, cake, dan masih beragam lainnya. Disana pasti tertulis. “happy valentine”. Dari mulai harga Rp.5000 s/d Rp 250,000.

Jika runut sejarah mungkin teman-teman pasti sudah sangat mengetahuinya, karena mungkin kami sudah seringkali mencoba membeberkan tentang peranan sejarah di hari valentine ini, namun sepertinya itu sedikit banyak tidak berpengaruh, kini mungkin kondisi ironis yang sukar terjadi di kalangan pemuda, yaitu
tidak teintegrasinya antara otak dan hati,”

“pemuda kini cenderung mudah terfragmentasi dan bersikap lebih reaksonis dalam kesehariannya serta cenderung memiliki dunia sendiri” . kondisi ini sungguh kronis, padahal seharusnya peran mereka lah yan seharusnya menjadi agent of change (agen prubahan).

Benar sekali, bahwasanya valentine ini memang identik dengan hari “penuh kasih sayang”, saya pun mengetahuinya, namun dalam benak saya dan rekan juga pasti pernah bertanya “seandainya setiap hari merupakan hari valentine”.??, namun kini saya akan mencoba membahas dengan pemikiran seorang pemuda yang pernah terjerembab sebelumnya, dan kini perlahan lahan sadar.

Seandainya mungkin tanggal 14 februari nanti, para pemuda pemudi berlomba lomba memberi barang terbaiknya kepada pasangan nya, dengan berbagai macam benda dan dengan berbagai harga,dari yang penuh kasih sayang untuk memberikannya, dan mungkin ada yang memberikannya karena memaksakan, padahal saat itu mereka tidak memiliki uang, terlepas dari itu semua, sepertinya ini mampu menjadi trend di anak cucu kita nanti jika kita tidak cepat-cepat merubahnya dan memperbaiki dalam sebuah wadah baru.

Mungkin memang harga yang harus di bayar untuk membeli barang tersebut tidak bisa menggambarkan rasa kasih sayang dan rasa cinta yang mereka miliki kepada pasangannya, namun, pernah terlintas di benak saya,” seandainya para muda-mudi ini mampu mengundurkan niatnya dan mampu mengarahkannya ke hal yang lebih positif seperti membeli buku, bahkan meng-infaq annya..” subhanallah niscaya efeknya akan lebiih DAHSYAT.

Terdapat 4 faktor yang menyebabkan ini terjadi, dan sepertinya sikap yang saya ceritakan diatas merupakan sikap labilitas dari seorang pemuda yang cenderung memiliki dunia sendiri dan cenderung acuh tak acuh, berikut 4 faktor yang di simpulkan oleh rekan saya ”arini windy”:

a). Konsistensi dari orang itu sendiri akan perilaku dan tingkah laku yang dia lakukan di sekitar lingkungan ,dan lingkungan jg yg akan menilai apakah layak untuk di sebut sebagai “pribadi yang sosial”.

b). Moral dari diri orang tersebut yang akan menentukan juga apa jalur yg akan di tempuh tuk merasakan suatu keadaan yang merasa dia “nyaman ”,yaitu mengabungkan diri diantara lingkungan sosial & komersial . yg di maksud dengan lingkungan komersial adalah : suatu lingkungan /tempat terjadinya ekonomi pasif yang berada di lingkup kecil (RT/RW) .

c). Materi adalah salah satu yang sangat berpengaruh di masa-masa sekarang ini ,dimana orang rela menjual harga diri & kehormatan demi selembar kertas,setumpuk recehan .itulah ketertarikan etika kita diuji untuk bisa menentukan posisi kita untuk mengambil langkah/sikap .keberanian itu akan muncul kalau aspek ekonomi orang tersebut cukup ,sebaliknya apabila orang tersebut minim dalam financial ,maka akan sulit untuk bangkit dari krisis kepercayaan diri tuk menjurus hal-hal yang negatife ( menghalalkan semua usaha ).

d). Religi/Keagamaan adalah salah satu penopang keimanan orang agar bisa untuk membedakan mana yang boleh dan mana yang di larang .sikap ,sifat dan tabiat orang bisa di bentengi dengan kerohanian yang kita dapat dari pengetahuan umum atau yang kita dapat dari lingkungan sekitar. Aspek yang satu ini seperti sudah di tinggalkan oleh orang-orang yang akan haus duniawi,contohnya jaman sekarang ini banyak korupsi di depan kita ,kita untuk bertindak saja harus ada mekanisme yang sangat ribet/terlalu banyak aturan yg akhirnya menghilang begitu saja kasusnya ,itulah kerohanian kita patut untuk di pertanyakan.

BEST REGARDS to arini windy.!!

kini saya memiliki ide yang bersifat revolusioner, bagaimana jika esok tanggal 14 februari kita namakan hari infaq sedunia..!!! kalian sisihkan uang kalian untuk memberikan coklat dan untuk memberi barang-barang valentine lain, namun jangan berikan kepada pasangan kalian, melainkan berikanlah kepada kaum fakir yang membutuhkannya, dan berikan barang tersebut bersama pasangan kalian. Niscaya rasa sayang kalian akan lebih berguna,


“hingga saat nya nanti, mereka yang terlelap akan bangun, mereka terus berteriak akan kondisi stagnan yang sangat menusuk ulu hati mereka, mereka begitu ber ujud. Mereka selalu membanggakan bangsa nya, mereka selalu menjunjjung sikap keberanian dalam berperang dan selalu menjadi pemuda yang melawan arus negative,

bangsa ini masih memiliki matahari terbit di ufuk cita. Maka, setiap dari kita harus menaruh papan bertuliskan harapan di padang kebebasan. Dan pada saat masa yang dijanjikan itu tiba, maka kita akan berada dalam barisan kemenangan. Seperti apa yang dikatakan oleh Anis Matta, “Mereka, pahlawan, lahir dan dibesarkan di negeri ini. Mereka adalah aku, kamu, dan kita semua. Mereka bukan orang lain. Mereka hanya belum memulai. Hanya perlu berjanji, untuk merebut takdir kepahlawanannya”.

14 februari 2010. "not for valentine". but " Shodaqoh days".


'semoga berguna.

imam choirul roziqin
terjerumus_fakta@yahoo.com
[depok.kota inspirasi]


http://www.facebook.com/profile.php?v=app_2347471856&ref=profile&id=1210285889#!/note.php?r553b7fe3&note_id=291472657156&comments

Senin, 01 Februari 2010

Valentine's day menurut pandangan islam..


VALENTINE DAY (HARI BERKASIH SAYANG)
Menurut pandangan Islam
Benarkah ia hanya kasih sayang belaka ?
 
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, nescaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Surah Al-An’am : 116) 
Hari 'kasih sayang' yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir disebut 'Valentine Day' amat popular dan merebak di pelusuk Indonesia bahkan di Malaysia juga. Lebih-lebih lagi apabila menjelangnya bulan Februari di mana banyak kita temui jargon-jargon (simbol-simbol atau  iklan-iklan) tidak Islami hanya wujud demi untuk mengekspos (mempromosi) Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik(disko/kelab malam), hotel-hotel, organisasi-organisasi mahupun kelompok-kelompok kecil; ramai yang berlumba-lumba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan  dukungan(pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio mahupun televisyen; sebagian besar orang Islam juga turut dicekoki(dihidangkan) dengan iklan-iklan Valentine Day.

 SEJARAH VALENTINE:
Sungguh merupakan hal yang ironis(menyedihkan/tidak sepatutnya terjadi) apabila telinga kita mendengar bahkan kita sendiri 'terjun' dalam perayaan Valentine tersebut tanpa mengetahui sejarah Valentine itu sendiri. Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo.
Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'.
 
Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
 
Setelah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani(Kristian), pesta 'supercalis'  kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropah bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari. 
Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari. Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya(jauh dari erti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado(bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu. 
Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa moment(hal/saat/waktu) ini hanyalah tidak lebih bercorak kepercayaan atau animisme belaka yang berusaha merosak 'akidah' muslim dan muslimah sekaligus memperkenalkan gaya hidup barat  dengan kedok percintaan(bertopengkan percintaan), perjodohan dan kasih sayang.
 
PANDANGAN ISLAM 
Sebagai seorang muslim tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah kita akan mencontohi begitu saja sesuatu yang jelas bukan bersumber dari Islam ?
 
Mari kita renungkan firman Allah s.w.t.:
“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Surah Al-Isra : 36) 
Dalam Islam kata “tahu” berarti mampu mengindera(mengetahui) dengan seluruh panca indera yang dikuasai oleh hati. Pengetahuan yang sampai pada taraf mengangkat isi dan hakikat sebenarnya. Bukan hanya sekedar dapat melihat atau mendengar. Bukan pula sekadar tahu sejarah, tujuannya, apa, siapa, kapan(bila), bagaimana, dan di mana, akan tetapi lebih dari itu. 
Oleh kerana itu Islam amat melarang kepercayaan yang membonceng(mendorong/mengikut) kepada suatu kepercayaan lain atau dalam Islam disebut Taqlid.
Hadis Rasulullah s.a.w:“ Barang siapa yang meniru atau mengikuti suatu kaum (agama) maka dia termasuk kaum (agama) itu”.Firman Allah s.w.t. dalam Surah AL Imran (keluarga Imran) ayat 85 :“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-sekali tidaklah diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”.
HAL-HAL YANG HARUS DIBERI PERHATIAN:-
Dalam masalah Valentine itu perlu difahami secara mendalam terutama dari kaca mata agama kerana kehidupan kita tidak dapat lari atau lepas dari agama (Islam) sebagai pandangan hidup. Berikut ini beberapa hal yang harus difahami di dalam  masalah 'Valentine Day'. 
1. PRINSIP / DASAR
   Valentine Day adalah suatu perayaan yang berdasarkan kepada pesta jamuan 'supercalis' bangsa Romawi kuno di mana setelah mereka masuk Agama  Nasrani (kristian), maka berubah menjadi 'acara keagamaan' yang dikaitkan dengan kematian St. Valentine.
 
2. SUMBER ASASI
   Valentine jelas-jelas bukan bersumber dari Islam, melainkan bersumber dari rekaan fikiran manusia yang diteruskan oleh pihak gereja. Oleh kerana itu lah , berpegang kepada akal rasional manusia semata-mata, tetapi jika tidak berdasarkan kepada Islam(Allah), maka ia akan tertolak.
Firman Allah swt dalam Surah Al Baqarah ayat 120 :“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
Katakanlah : “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemahuan  mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”.
 
3. TUJUAN
   Tujuan mencipta dan mengungkapkan rasa kasih sayang di persada bumi adalah baik. Tetapi bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun. Dan bukan pula bererti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam diutuskan kepada umatnya dengan memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan      yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahkan Rasulullah s.a.w. bersabda :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
 
4. OPERASIONAL
Pada umumnya acara Valentine Day diadakan dalam bentuk pesta pora dan huru-hara.Perhatikanlah firman Allah s.w.t.:“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaithon dan    syaithon itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”. (Surah Al Isra : 27)
Surah Al-Anfal ayat 63 yang berbunyi : “…walaupun kamu membelanjakan    semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat    mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati    mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
 
Sudah jelas ! Apapun alasannya, kita tidak dapat menerima kebudayaan import dari luar yang nyata-nyata bertentangan dengan keyakinan (akidah) kita. Janganlah kita mengotori akidah kita dengan dalih toleransi dan setia kawan. Kerana kalau dikata toleransi, Islamlah yang paling toleransi di dunia. 
Sudah berapa jauhkah kita mengayunkan langkah mengelu-elukan(memuja-muja) Valentine Day ? Sudah semestinya kita menyedari sejak dini(saat ini), agar jangan sampai terperosok lebih jauh lagi. Tidak perlu kita irihati dan cemburu dengan upacara dan bentuk kasih sayang agama lain. Bukankah Allah itu Ar Rahman dan Ar Rohim.  Bukan hanya sehari untuk setahun. Dan bukan pula dibungkus dengan hawa nafsu. Tetapi yang jelas kasih sayang di dalam Islam lebih luas dari semua itu. Bahkan Islam itu merupakan 'alternatif' terakhir setelah manusia gagal dengan sistem-sistem lain. 
Lihatlah kebangkitan Islam!!! Lihatlah kerosakan-kerosakan yang ditampilkan oleh peradaban Barat baik dalam media massa, televisyen dan sebagainya. Karena sebenarnya Barat hanya mengenali perkara atau urusan yang bersifat materi. Hati mereka kosong dan mereka bagaikan 'robot' yang bernyawa.
 
MARI ISTIQOMAH (BERPEGANG TEGUH)
Perhatikanlah Firman Allah :“…dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim”.
 
Semoga Allah memberikan kepada kita hidayahNya dan ketetapan hati untuk dapat istiqomah dengan Islam sehingga hati kita menerima kebenaran serta menjalankan ajarannya.
Tujuan dari semua itu adalah agar diri kita selalu taat sehingga dengan izin Allah s.w.t. kita dapat berjumpa dengan para Nabi baik Nabi Adam sampai Nabi Muhammad s.a.w.
Firman Allah s.w.t.:“Barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya maka dia akan bersama orang-orang yang diberi nikmat dari golongan Nabi-Nabi, para shiddiq (benar imannya), syuhada, sholihin (orang-orang sholih), mereka itulah sebaik-baik teman”.
 
Berkata Peguam Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam kaset 'MURTAD' yang mafhumnya :-
"VALENTINE" adalah nama seorang paderi. Namanya Pedro St. Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Paderi ini umumkan atau isytiharkan hari tersebut sebagai hari 'kasih sayang' kerana pada nya Islam adalah ZALIM!!!  Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan sebagai Hari Valentine. Semoga Anda Semua Ambil Pengajaran!!! Jadi.. mengapa kita ingin menyambut Hari Valentine ini kerana hari itu adalah hari jatuhnya kerajaan Islam kita di Spanyol..

 
sumber : http://tanbihul_ghafilin.tripod.com/valentineday.htm

Mau Cari Apaaaa..???


Blogspot Template by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Lincah.Com - Bugatti Cars